Kau Bukan Musuhku.
Aku reporter bagi Alam Ghaib Press Mal. Mata Mata seluak katok, aku ayah, aku ibu, aku pelukis, aku pegembara hidup, aku sahabat, dengan yang baik dan yang terpincir, tiada niat menghukum bagi ku akan gaya hidup mu, sahabat ku. Aku yang mencari selama ini sudah jumpa, siapa itu diri ku. I yang hidup dipinggir pagar mu, aku yang menyaksi dengan tampa persaan, kiri atau kanan, aku kenal siapa kamu...Sahabat2 ku...Taubatku hanylah dengan Dia.
Subscribe to:
Posts (Atom)
About
Follow Us
Popular Posts
-
Bila Kesunyian Menjadi Teman. Akan tiba satu ketika di mana pencarian tidak lagi berguna. Jawapan, walau seindah mana pun, terasa kosong...
-
Tajuk: Subuh di Tepi Pusaran 22 Jun 2025 | Georgetown, Pulau Pinang | Renungan Sebelum Subuh "Selamat pagi. Aku masih cuba memaha...
-
🕊 Surat Jumaat: Dari Seorang yang Sedang Kembali Jumaat datang lagi. Bukan dengan fanfare, bukan dengan semangat yang membara—tetapi de...
-
21 Jun 2022 Makanan, Api dan Masa Depan: Renungan Tentang Krisis yang Makin Hampir Saya menerima mesej daripada sahabat lama saya, Jerr...
-
HU, Kesenyapan dan Ambang Pemahaman Tanpa Kata Tuhan adalah satu subjek yang sukar dan sukar difahami—terutamanya jika kita masih terpera...
-
"Segalanya adalah Minda!" — Satu kenyataan mendalam yang berasal daripada falsafah Hermetik, terutamanya dari The Kybalion : ...
-
Selamat Datang KeMedan. Nama-Nama Yang Bermakna Aku tidak merancang lawatanku...
-
Saya diberi tahu yang saya telah kena ' mild stroke' atau angin samar? dan dinasihat untuk bejaga2 dengan tekanan darah saya ayng ag...
-
⟁ Menanggalkan Diri Lama | Melangkah ke Ketidakpastian Aku terbangun pukul 4 pagi, kurang dari satu jam yang lalu, dari sebuah mimpi ya...
-
Danao Toba, Sumatra. Sebuah Doa Ruhani di Alam Māyā — Sebuah Seruan Keban...
About Me
- Shamsul
- My name it means nothing, my age it means less as Bob Dylan sang in one of his ballads. I am a citizen of this planet and have tasted what life has to offer both in the east and West. I am an artist and then some, a buddhist practitioner and then some, a Muslim and a whole lot more than some. I live life in all its glory and decadence. My practice in life is to become the global rennaisance man. There is more to me than even I could imagine but I am satisfied in being who I am just an ordinary mixed up kid singing rudy toot-toot to the moon.
OTAI Kampung Selut. Powered by Blogger.























